Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Pada suatu hari Abraham mengundang seorang pengemis dalam kemahnya untuk makan. Ketika doa syukur sedang dipanjatkan, orang itu mulai menghujat Allah, menyatakan tidak bisa mendengar Nama-Nya. Terdorong rasa marah, Abraham mengusir orang yang mengutuk tadi. Ketika malam itu ia berdoa, Tuhan berkata kepadanya: “ orang ini mengutuk dan menjelekan Aku sudah lima puluh tahun, dan Aku memberikannya makan setiap hari. Tidak dapatkah engkau bertahan dengan dia satu hari saja?” ( cerita; Cinta. Anthony de Mello SJ: “Doa Sang Katak 1”). Janganlah cepat-cepat mengusir orang-orang yang menyebalkan namun belajarlah kepada Allah yang tidak berkesudahan memberikan berkat dan sabar dalam memelihara umat-Nya bahkan umat yang “menyebalkan”.

Read more ...

Pada perang Revolusi ada seorang pewarta Injil yang bernama Peter Miller. Ia bertetangga dengan seseorang yang sangat membenci dirinya karena kehidupan dan kesaksian Kristennya. Bahkan tetangganya ini mengolok-olok Miller dan pegikutnya. Pada suatu hari tetangganya ini dinyatakan bersalah atas tindakan pengkhianatan dan dihukum mati. Mendengar hal ini Peter Miller pergi berjalan kaki untuk memohon pengampunan atas nyawa tetangganya ini dihadapam George Washington. Si Jendral mendengarkan permohonan Pdt. Peter Miller ini namun merasa tidak harus mengampuni teman pendeta ini. “ Sobatku! Dia bukan temanku,” jawab Miller. “ Sebenarnya dia adalah musuh besarku.” “ apa?” kata Washington. “ kamu berjalan hamper ratusan kilo untuk menyelamatkan nyawa musuhmu? Itu membuat masalah ini menjadi lain. Aku akan menyabulkan permintaanmu.: dengan surat pengampunan di tangan Miller bergegas pergi ketempat dimana tetangganya akan dihukum mati. Ia tiba disana tepat dimana si tetangga sedang berjalan ketiang gantungan. Ketika melihat Miller keluar dari kerumunan orang dan menunjukan surat pengampunan yang menyelamatkan nyawanya. Tetangganya sangat terkejut. (dikutip dari: R. Kent Hughes. “ 1001 Kisah Inspirasi: Untuk Musuhku.) h 303.

Read more ...

Seorang psikiatris Amerika bernama Dr. Gerard May dalam bukunya berjudul The Awakened Heart menjelaskan perbedaan antara ekspektasi dan harapan. Harapan adalah sebuah pandangan umum dalam memaknai suatu hasil yang dilihat dari berbagai sudut pandang, mulai dari kepentingan diri sendiri, kepentingan orang lain, hingga efeknya terhadap lingkungan sekitar, sedangkan ekspetasi berfokus hanya pada keinginan diri sendiri. Ekspetasi sesungguhnya hanya tebaktebakan hati dan perasaan atas suatu hal atau peristiwa yang dibungkus berbagai teori sebagai pembenaran. Jadi ekspetasi sebenarnya keinginan egosentris yang berujud asumsi (opini yang dibungkus dengan teori/bukti) yang dibubuhi harapan. Maka dari itu seringkali ekseptasi justru membawa kekecewaan karena kita seperti menggunakan kaca mata kuda. Saat kita berekspetasi, kita akan sulit mempertimbangkan kepentingan-kepentingan orang lain yang mungkin dianggap akan menjadi faktor “penggagal” untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Read more ...

Dalam ibadah minggu 23 Agustus 2020 hari ini merupakan ibadah syukur ulang tahun GKI ke-32. Kita patut bersyukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan sejarah GKI, khususnya sejarah penyatuan GKI Sinode Jabar, Jateng dan Jatim menjadi Sinode GKI. Selain bersyukur atas segala sesuatu yang diraih dan dikerjakan, sudah sepatutnya sebagai gereja juga mesti dengan sadar dan tulus melakukan intropeksi diri atas segala keterbatasan atau bahkan kekeliruan yang maemang perlu diperbaiki dan diperbaharui. Oleh sebab itu tema yang dipilih pada tahun ini adalah “GKI yang Terus Membarui Diri”. Adapun tujuan dari tema ini hendak mengajak kita untuk terus berada dalam proses pembaruan diri agar semakin mampu berderap bersama menjadi mitra Allah yang menghadirkan damai sejahtera Allah di bumi ini, khususnya di Indonesia dimana GKI berada dan menjadi bagian bangsa ini.

Read more ...

Kebaktian pada hari Minggu 16 Agustus 2020 merupakan kebaktian kebangsaan untuk menyambut dan merayakan HUT kemerdekaan RI ke-75 yang jatuh pada hari Senin esok hari. Kita patut bersyukur sebagai bangsa Indonesia masih hidup sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat untuk melangsungkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun di tengah pandemi yang belum berhenti, justru bisa menjadi momentum yang baik bagi bangsa ini untuk kembali dipersatukan dalam menghadapi musuh bersama yaitu virus Corona. Biasanya kita sulit untuk menganggap orang yang berbeda ras, bahasa, suku, dan status sosial sebagai sesama yang patut dihargai ketika merasa diri lebih baik dan menganggap rendah orang/kelompok lain (superioritas). Bagaimana sikap Tuhan dalam hal seperti ini?

Read more ...

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Buku HUT 40 Tahun

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian