Pada umumnya orang berlomba-lomba untuk memperoleh kedudukan dengan harapan bisa memiliki kuasa atau kewenangan untuk mengatur orang lain. Apalagi kalau dalam kedudukan itu ada iming-iming keuntungan, baik secara materi maupun pengakuan/prestisius sehingga bisa menaikkan pamor atau statusnya. Maka bukan tidak mungkin akan menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi/mengeksploitasi orang yang dipimpinnya demi mendapatkan apa yang diinginkanya. Namun Yesus mengajarkan hal yang sebaliknya.







