Pada suatu hari Abraham mengundang seorang pengemis dalam kemahnya untuk makan. Ketika doa syukur sedang dipanjatkan, orang itu mulai menghujat Allah, menyatakan tidak bisa mendengar Nama-Nya. Terdorong rasa marah, Abraham mengusir orang yang mengutuk tadi. Ketika malam itu ia berdoa, Tuhan berkata kepadanya: “ orang ini mengutuk dan menjelekan Aku sudah lima puluh tahun, dan Aku memberikannya makan setiap hari. Tidak dapatkah engkau bertahan dengan dia satu hari saja?” ( cerita; Cinta. Anthony de Mello SJ: “Doa Sang Katak 1”). Janganlah cepat-cepat mengusir orang-orang yang menyebalkan namun belajarlah kepada Allah yang tidak berkesudahan memberikan berkat dan sabar dalam memelihara umat-Nya bahkan umat yang “menyebalkan”.







