Kemarahan, kebencian, dan dendam yang dipertahankan di dalam diri memberikan dampak buruk pada diri manusia. Para ahli, baik di bidang kesehatan maupun psikologi, memberikan informasi tentang itu. Secara medis, kebencian dan dendam akan menurunkan imun tubuh, menyebabkan gangguan fisik, menimbulkan penyakit kronis, atau merusak susunan hormon di otak. Secara psikologis kemarahan, kebencian, dan dendam yang dipertahankan akan membuat stress, depresi, cemas, dan dipenuhi pikiran-pikiran negatif yang merusak diri. Perilaku pun turut berubah, menjadi curiga, ketus, berjarak dan menjauh dari relasi, serta berharap agar keburukan terjadi pada orang lain. Dalam tingkat yang lebih ekstrem, sikap ini dapat membawa manusia pada tindakan kejahatan. Pada akhirnya, kemarahan tersebut membuat seseorang menderita karena mendapatkan hukuman atas kejahatannya. Tidak jarang hukuman tersebut sampai pada kematian diri sendiri.







