Menjadi keluarga yang visioner merupakan tantangan keluarga yang hidup di era saat ini. Percepatan dunia harus dihadapi dengan kritis. Sikap kritis berbeda dengan sikap permisif, di mana semua hal yang dirasa menyenangkan dijalani tanpa berpikir konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sikap kritis juga bukan sikap antipati. Sikap antipati berkebalikan dengan permisif. Dalam sikap antipasti, semua hal yang ada di sekitar kehidupan dinilai buruk, jahat dan harus ditolak. Penolakan terhadap semua hal [terutama hal-hal yang baru] menjadikan kehidupan tidak bergerak. Sikap kritis bukan permisif dan bukan pula antipati. Dalam sikap kritis ada kesediaan untuk memilah dan memilih.







