Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Seorang ibu bersama anaknya yang masih usia 6 tahun mengikuti lomba lari, dimana di jalur lomba terdapat rintangan-rintangan berupa terowongan, ban mobil dan jalan berbatu dan basah. Melihat arena lomba si anak menjadi takut dan enggan, katanya: “ mami, saya ngak jadi ikut lomba, saya takut!. Maminya menjawab: ” tenang nak, mami akan menunggu diujung jalur ya, ingat mami pasti menunggu diujung jalur. Semua akan baik - baik.”

Read more ...

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata lemah lembut memiliki makna :” Baik hati atau peramah”. Dalam Bahasa Yunani kata lemah lembut (praus), yang bermakna: 1) tunduk pada kehendak Allah 2). Mau diajari dalam arti tidak sombong untuk menerima pengajaran, 3) lemah lembut. Lembah lembut merupakan sikap batin untuk hidup secara rendah hati, dalam kerendahhatian orang mendapatkan kekuatan dalam menghadapi kenyataan-kenyataan hidup.

Read more ...

Robert K. Greenleaf, pakar teori servant leadership mengatakan “Kehidupan akan sangat menggairahkan serta memuaskan jika tujuan utama dari seseorang bukanlah untuk menyenangkan dirinya sendiri atau memenuhi egonya, melainkan lebih pada melakukan sesuatu yang berharga bagi orang lain atau masyarakat sehingga dapat lebih berkembang menjadi individu dan masyarakat yang lebih baik. Memberi kepada sesama membuat mereka memiliki kebahagiaan dan pemenuhan kebutuhankebutuhannya”.

Read more ...

Bagi kita saat ini mendengar kata “toxic” bukanlah hal asing. Kata tersebut langsung mengingatkan kita pada suatu sikap, tindakan/perbuatan yang membuat orang lain tidak nyaman, bahkan melukai hati. Secara harfiah kata “toxic” memang berarti racun atau beracun yang biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu zat ataupun obat yang beracun. Namun kata tersebut sekarang ini sering dipakai untuk menggambarkan suatu hubungan dan sikap/tindakan yang tidak sehat serta berakibat tidak baik atau buruk bagi keadaan fisik maupun mental seseorang.

Read more ...

Dalam perjalanan kehidupan di dunia ini, setiap orang bisa merasakan lelah fisik, pikiran, kejiwaan/mental bahkan batin atau spiritual karena banyaknya tanggung jawab yang dipikul dan tugas yang harus dikerjakan. Kelelahan itu bila tidak dikelola dengan baik bisa menjadi kepenatan bahkan bisa mengalami burn out alias kehilangan semangat dan arah hidup. Apalagi kalau mengalami situasi “buntu” yang berkepanjangan atau kegagalan berulang-ulang, maka bukan tidak mungkin orang bisa menjadi putus asa dan tidak ingin melanjutkan hidupnya.

Read more ...

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian