Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Ketakutan apa yang seringkali hinggap dalam pikiran saudara-i? Ada orang yang ketakutannya; tidak punya uang, keselamatan orang yang disayang, sakit, ditinggalkan orang yang disayang, tidak punya pekerjaan, takut dikejar Pinjol, takut tidak punya teman. Ketakutan sangat mungkin mempengaruhi kehidupan keseharian dan aktifitas kita. Ketakutan bisa membuat kita tidak bisa tidur, gelisah, makan tidak enak, jantung kita deg-degan, pusing bahkan ketakutan yang tak terkontrol membuat orang depresi. Ketakutan bisa membuat iman kita menjadi tidak bertumbuh bahkan hancur. Ketakutan membuat kita tidak merasakan kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita. Ketakutan bisa mengubah karakter kita menjadi jahat dan memurung. Ternyata ketakutan itu memiliki dampak yang sangat besar dalam hidup kita.

Read more ...

Seorang pria diberikan hadiah oleh Tuhan seekor siput dan Tuhan berpesan agar pria ini berjalan bersama dengan siput itu. Siput ini berjalan sangat pelan dan pria ini menjadi tidak sabar. Pria berkata:” cepatlah jalan”, siput menyahut; “ aku sudah berlari dari tadi dan menjadi sangat lelah sekarang, sabarlah”. Pria itu berkata kepada Tuhan: “Tuhan mengapa Engkau memberi siput ini untuk berjalanan denganku.“. Tuhanpun menjawab:” nikmatilah perjalananmu.”. Pria inipun menghela napas dan menjadi kecewa. Pria itu duduk disebuah batu menunggu siput istirahat lalu matanya tidak sengaja memandang sebuah bunga kecil. berwarna putih diantara rumput-rumput liar. Pria itu lalu memperhatikan bunga kecil itu dan merasakan keindahannya. Sambil berjalan, mata pria itu memandang ke belakang ternyata banyak bunga-bunga kecil itu dan bunga-bunga lainnya. Sangat indah dan hati pria itu berubah menjadi gembira. Pria itu berkata:” siput, kau liat bungabunga itu?”, siput menjawab: “ aku lihat, aku lihat bunga-bunga warna- warni, menghirup wangi rumput-rumput, hangatnya sinar mentari, cerahnya langit. Sayang sekali kau melewatkan semua itu wahai manusia.

Read more ...

Dalam salah satu film Danzel Washinton (Bone) yang mengangkat latar belakang pertikaian antar kulit putih dan kulit hitam. Film “Remember The Titan” Danzel Washinton menjadi pelatih football yang anggota tim semuanya kulit putih, Bone berusaha untuk melatih dan membentuk tim dari kulit putih dan kulit hitam. Ternyata diawalnya sangat sulit karena sering terjadi konflik karena pengaruh isu warna kulit yang terus diwariskan. Sampai terjadinya pertengkaran yang sangat sengit. Bone sebagai pelatih mengajak para pemain untuk pergi ke sebuah tempat yang ternyata komplek pemakaman para korban aparheid/perang antar warna kulit. Bone berkata: “ 5000 orang telah terbunuh dan dikuburkan ditempat ini. Saudara saya sudah terbunuh, kebencian sangat melukai hati saya. Kebencian menghancurkan keluarga saya. Semua orang harus mengingatnya dan perlakukan orang lain dengan rasa hormat.” Kata-kata ini menyadarkan para anggota football itu dan berjanji untuk saling menghormati dan memenangkan pertandingan sebagai tim pertama yang anggotanya dengan warna kulit campuran.

Read more ...

Seorang gadis kecil memajang lukisannya di dinding jalan masuk menuju kelasnya. Banyak muridmurid melihat dan memberikan penilaian yang buruk dengan komentar-komentar yang negatif dan sangat pedas: “ lukisan buruk”, lukisan jelek lebih pantas ditong sampah. “ . Anak kecil itu menangis dan tidak masuk sekolah. Ada seorang guru yang datang berkunjung kerumahnya dan menanyakan mengapa tidak masuk sekolah?. Gadis kecil ini bercerita apa yang dialaminya. Guru ini membujuknya untuk tidak berhenti melukis dan memberikan catatan dilukisan itu: “ keindahan apa yang anda rasakan?”. Gadis kecil inipun melakukannya. Gadis kecil itupun dengan cemas dan takut akan respon orang-orang yang melihat lukisannya. Gadis kecil itu mendengar komentar dari orang-orang yang melihat lukisannya: bunga kecil dilukisannya bagus, hidung boneka beruangnya lucu, dll. Gadis kecilpun merasa tenang dan senang.

Read more ...

Setiap minggu ke-4 (empat) di bulan Mei, Gereja-gereja anggota PGI (Persatuan Gereja-gereja di Indonesia) merayakan Bulan Oikoumene dan HUT PGI. Dalam rangka membangun dan mengembangkan keesaan gereja, maka PGI Wilayah DKI Jakarta memanfaatkan perayaan Bulan Oikoumene ini untuk melaksanakan Pertukaran Pelayanan Firman di antara gereja-gereja anggota PGI Wilayah DKI Jakarta pada hari Minggu, tanggal 26 Mei 2024 ini.

Read more ...

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Buku HUT 40 Tahun

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian