Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.”

Suasana semakin menegangkan seteah peristiwa kepergian Yesus dalam proses salib yang sangat mengejutkan dan meninggalkan kesan yang menyakitkan bagi para murid-murid. Dan sebentar lagi akan tiba waktu perpisahan setelah Yesus menghampiri para murid setelah kebangkitan-Nya. Perjumpaan yang membangkitkan semangat dan harapan para murid. Namun perjumpaan yang sesaat itu akan lenyap. Tuhan Yesus harus mempersiapkan para murid-Nya untuk perpisahan denganNya. Ada kemelut didalam yang terbentak didepan kehidupan mereka. Apakah murid-murid akan bertahan dan bersatu dalam memberitakan Injil? Ataukah akan menyerah dengan tantangan kehidupan. Aghhhh kegelisahan itu semakin menjadi. Seperti yang dialami para murid-murid bagaimana pengalaman masa-masa indah ketika bersama Tuhan Yesus sebelum peristiwa salib begitu membahagiakan namun terhempas dalam peristiwa salib dengan suasana dan keberkesanan yang mengerikan. Peristiwa yang menghempas para murid pada kegerian yang memporakporandakan kehidupan para murid. Namun sekarang Yesus bersama mereka dan akan meninggalkan mereka lagi.

Read more ...

Henry Francis Lyte (1793-1847) adalah seorang pendeta dari sebuah gereja yang miskin di perkampungan nelayan di Devonshire, Inggris. Kondisi di sana saat itu sangat tidak mendukung misi pelayanannya, namun ia tidak berkecil hati dan tetap teguh melanjutkan tugas-tugasnya. Ketika ia menulis syair lagu ini, ia tahu bahwa hidupnya tidak lama lagi. Penyakit tuberkulosis dan asma yang ia derita telah membuatnya merasa kesepian. Henry Lyte terpinspirasi dari bacaan Alkitab dalam kitab Lukas 24 ayat 29 yang berbunyi: Tetapi mereka sangat mendesakNya, katanya: “TInggalah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam”. Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka; bahwa mereka bertemu Yesus pada hari kebangkitanNya dan mereka mengundang Yesus untuk tinggal karena hari telah senja.

Read more ...

Ketika ada kasus atau kejadian orang suka bertanya: “ mana saksinya?”. Seorang saksi ternyata sangat penting posisinya dalam kasus atau kejadian dimana saksi bertugas dan diharapkan mengungkapkan dalam cerita kejadian yang sebenar-benarnya. Namun tidak semua orang yang bersedia menjadi saksi. Banyak orang malah menghindar dengan pergi ketika aparat hadir atau menolak dengan berkata: “saya tidak tahu; saya tidak disana, wah kurang tahu nih”. Bisa jadi karena tanggungjawab seorang saksi tidak ringan dimana saksi bisa jadi dibenci oleh pelaku atau orang yang bersalah.

Read more ...

Pohon anggur senantiasa menjadi simbol dari gambaran kesuburan, kemakmuran dan segala keberkatan yang diberikan Tuhan. Dalam membacaan kita hari ini pohon anggur juga dipakai menjadi simbol dari relasi antara Allah dan umat-Nya. Pohon anggur dimana akan tumbuh dengan ranting-ranting yang saling melilit satu dengan yang lain akan memberikan kesan pohon yang rimbun. Namun untuk dapat berbuah pohon anggur harus mengalami pemangkasan rantingrantingnya sehingga dahan utama atau pokok pohon anggur akan tumbuh dengan baik dan mengeluarkan buah-buah anggur yang bertumbuh dengan baik. Hal ini terjadi karena buah anggur akan keluar dari dahan utama atau pokok anggur bukan pada ranting-ranting pohon anggur.

Read more ...

Pada umumnya orang berlomba-lomba untuk memperoleh kedudukan dengan harapan bisa memiliki kuasa atau kewenangan untuk mengatur orang lain. Apalagi kalau dalam kedudukan itu ada iming-iming keuntungan, baik secara materi maupun pengakuan/prestisius sehingga bisa menaikkan pamor atau statusnya. Maka bukan tidak mungkin akan menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi/mengeksploitasi orang yang dipimpinnya demi mendapatkan apa yang diinginkanya. Namun Yesus mengajarkan hal yang sebaliknya.

Read more ...

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian