“Hidup yang tidak memberikan dampak positif bagi kehidupan bersama adalah kehidupan yang tidak layak dijalani.” John C. Maxwell.

“Hidup yang tidak memberikan dampak positif bagi kehidupan bersama adalah kehidupan yang tidak layak dijalani.” John C. Maxwell.
Semua orang berhak untuk bahagia! Demikian pernyataan yang tentunya disetujui oleh setiap orang. Persoalannya, kebahagiaan seperti apa yang diinginkan atau diharapkan? Selain itu, kalau berbicara tentang hak berarti tidak bisa lepas dengan kewajiban yang mesti dilakukan sebelum menuntut yang menjadi haknya. Jadi siapakah dan bagaimanakah orang yang berbahagia itu?
Sebagai orang percaya, kita meyakini bahwa setiap peristiwa kehidupan tidak luput dari perhatian dan penyertaan Allah. Bagi setiap orang yang memaknai dengan iman dan menjalani berbagai pergumulannya yang pelik dengan terus setia kepada Tuhan, maka mereka akan sampai pada suatu titik seperti ungkapan yang mengatakan: “tidak ada yang kebetulan di dunia ini!”
Hidup sebagai pengikut Kristus bukanlah hidup yang tanpa arah dan tujuan. Allah memberi berlimpah anugerah dalam hidup ini supaya kemudian umat-Nya mengisi hidup dengan bermakna dan membawa dampak bagi sekitarnya. Salah satunya yaitu anugerah untuk mendengar tentang Yesus dan mengenal-Nya serta dipanggil menjadi pengikut-Nya. Ada banyak orang yang mendengar tentang Yesus, tetapi tidak semua mau belajar untuk mengenal lebih dekat dengan-Nya. Ada orang yang mengenal Yesus namun tidak mau atau tidak benar-benar menjadi pengikut-Nya. Karena menjalani hidup sebagai pengikut Kristus seringkali mendatangkan konsekuensi bahkan resiko yang tidak mudah dihadapi.
Pada hari ini, Minggu ke-1 sesudah Epifania, berdasarkan kalender liturgi, gereja memasuki Minggu Biasa ke-1. Meskipun disebut Minggu Biasa bukan berarti menjadi tidak penting atau boleh dinomorduakan. Minggu Biasa tetap istimewa karena hari Minggu dipandang dan dipahami sebagai peringatan dan perayaan hari kebangkitan Yesus Kristus. Minggu Biasa yang pertama bertepatan dengan peringatan dan perayaan peristiwa Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan.