Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

BPK PENABUR berawal dari Badan Pendidikan Tionghoa Kie Tok Kauw Hwee Khu Hwee Djawa Barat (BP THKTKHKH Djabar) berdiri pada tanggal 19 Juli 1950. Pada awalnya BP THKTKHKH memiliki sekolah yang merupakan hibah dari Veriniging Christelijke Scholen (VCS) yang mendudukan beberapa guru dan tokoh gereja THKTKHKH dalam memimpin sekolah dan organisasi Belanda, sehingga terjadi proses Indonesiasasi di bidang Pendidikan. Hal ini menjadi langkah kongkrit Gereja Kristen Indonesia Djawa Barat yang menjiwai nilai bahwa gereja juga harus mengabdi pada Pendidikan. Setelah 17 tahun berdiri sebagai badan Pendidikan pada tahun 1967 BP. THKTKHKH berganti nama menjadi YBPK Djawa Barat. YBPK Djawa Barat semakin berkembang hingga keluar pulau Jawa (Lampung dan Metro). Pada Selasa, 21 Maret 1989 BPK Djabar diganti menjadi Badan Pendidikan Kristen PENABUR berdasarkan akte notaris dan disahkan dalam persidangan Majelis Sinode ke-46 GKI Jawa Barat tanggal 1 Juli 1989. Seiring berjalannya waktu BPK PENABUR semakin bertumbuh dan mengembangkan sayap sebagai pelayanan GKI SW Jabar dalam bidang Pendidikan. BPK PENABUR sudah menetaskan banyak sekali alumni yang berdedikasi bagi negeri Indonesia bahkan dunia dalam berbagai bidang.

Read more ...

Menjamu tamu dengan mempersiapkan jamuan makanan dan minuman adalah menjadi kebiasaan yang dilakukan berbagai tempat. Seperti yang dilakukan oleh Martha yang berusaha mempersiapkan jamuan yang terbaik bagi Tuhan Yesus yang menjadi tamu. Martha dan Maria begitu antusias menerima Yesus. Namun kedua saudari ini berbeda sekali responnya: Martha menyiapkan jamuan sedangkan Maria duduk tenang “berdiam”. Disinilah menariknya: dari kedua respon menjamu Tuhan Yesus dari Martha dan Maria ternyata Tuhan Yesus senang dengan apa yang dilakukan Maria.

Read more ...

Perumpamaan yang dipakai Tuhan Yesus menggambarkan kondisi dimana seorang korban perampokan yang terabaikan oleh “saudara” nya sendiri namun ditolong oleh orang Samaria. Dikisahkan bagaimana orang-orang Yahudi yang melihat dan melewati korban perampokan berlalu begitu saja sedangkan orang Samaria yang dianggap tidak sedarah bahkan di diskriminasikan malahan menolong korban ini. Hal yang menarik adalah pertanyaan Tuhan Yesus: “Menurutmu siapakah sesamamu manusia”? Pertanyaan Yesus ini mau menekankan bahwa sesama manusia (Yun: Plesion) tidak terbatas pada ikatan darah atau kekeluargaan namun setiap orang yang merasakan kesenasiban dan terpanggil untuk bisa mengasihi.

Read more ...

Lukas 10:1-11, 16-20
Seorang Duta atau utusan memiliki tugas yang besar dan penting. Ia menjadi perwakilan dari pengutusnya untuk menjalankan tugas-tugas yang diberikan dan menjaga nama baik. Mencerminkan nilai-nilai dan budaya dari yang mengutus. Ketika Tuhan Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk mewartakan injil atau damai sejahtera maka murid-murid menjadi cermin akan Tuhan Yesus.

Read more ...

Dalam pembacaan Injil hari ini dicatatkan peristiwa penyembuhan yang cukup populer yang dilakukan oleh Yesus di suatu tempat yang bernama Gerasa. Saking terkenalnya kisah tersebut ketika mendengar kata Gerasa, maka kita auto mengingat bahwa itu adalah kota penuh setan. Padahal sebenarnya peristiwa Yesus mengusir setan yang berpindah ke babi-babi itu merupakan bukti bahwa Yesus lebih berkuasa atas segala setan maupun iblis jenis apapun dalam jumlah berapapun.

Read more ...

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian