“ Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”
Lukas 21:19
Bait Allah dalam Alkitab digambarkan sebagai bagunan yang indah dan suci. Bagaimana bila bait Allah ini runtuh? Apakah akan runtuh juga kehadiran Allah didalam dunia?.

“ Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”
Lukas 21:19
Bait Allah dalam Alkitab digambarkan sebagai bagunan yang indah dan suci. Bagaimana bila bait Allah ini runtuh? Apakah akan runtuh juga kehadiran Allah didalam dunia?.
"la bukan Allah orang mati melainkan Allah orang hidup, sebab dihadapan. Dia semua orang hidup." Lukas 10:38
Setelah kita meninggal apakah kita akan hidup?, Bagaimana kehidupan kita setelah kita meninggal?. Apakah kita akan bertemu lagi dengan keluarga kita setelah kita meninggal?
Perjalanan kehidupan orang beriman semestinya membawa dampak positif yang nampak dari adanya perubahan perilaku yang bersifat personal maupun sosial. Artinya,apa yang dilakukan dalam aktivitas (baca: ritual) keagamaan semestinya membawa dampak bagi setiap pribadi yang menjalankannya dan bisa dirasakan orang-orang di sekitarnya. Demikian pula bagi para pengikut Kristus, setiap merasakan perjumpaan dengan Kristus, maka ada perubahan diri yang dampaknya bisa dirasakan oleh orang dan lingkungan dimana dirinya berada.
Dalam perjalanan hidup berumah tangga atau berkeluarga, kesulitan dan penderitaan hidup menjadi rangkaian pengalaman yang tidak terhindarkan sekalipun oleh umat Allah yang dikasihi dan dilindungi-Nya. Banyak orang berasumsi dan seringkali berharap bahwa kedekatan dengan Allah akan menjadi jaminan bahwa hidup bebas dari kesulitan dan penderitaan.
Hidup berumah tangga atau berkeluarga merupakan tahapan kehidupan yang dijalani hampir semua orang. Dalam perjalanannya, cepat atau lambat besar atau kecil, setiap keluarga akan berhadapan dengan persoalan kehidupan. Persoalan bisa muncul karena berbagai penyebab, bisa karena kelalaian atau kesalahan dalam mengambil keputusan, resiko pekerjaan, maupun bencana/musibah yang tidak diharapkan. Masa-masa sulit bisa menjadi kesempatan yang baik untuk bergumul bersama dengan Allah dan mendapat anugerah. Karena Allah tidak pernah lalai ataupun meninggalkan umat-Nya. Namun dibutuhkan iman teguh dan sikap hati yang tepat dalam menghadapi setiap persoalan, supaya bisa diselesaikan bahkan bisa mendapat berkat.