Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Hidup berumah tangga atau berkeluarga merupakan tahapan kehidupan yang dijalani hampir semua orang. Dalam perjalanannya, cepat atau lambat besar atau kecil, setiap keluarga akan berhadapan dengan persoalan kehidupan. Persoalan bisa muncul karena berbagai penyebab, bisa karena kelalaian atau kesalahan dalam mengambil keputusan, resiko pekerjaan, maupun bencana/musibah yang tidak diharapkan. Masa-masa sulit bisa menjadi kesempatan yang baik untuk bergumul bersama dengan Allah dan mendapat anugerah. Karena Allah tidak pernah lalai ataupun meninggalkan umat-Nya. Namun dibutuhkan iman teguh dan sikap hati yang tepat dalam menghadapi setiap persoalan, supaya bisa diselesaikan bahkan bisa mendapat berkat.

Dalam bacaan Injil hari ini, melalui perumpamaan tentang hakim yang tak benar, Yesus mengajarkan pada murid-murid-Nya bahwa ketika memiliki persoalan mereka harus selalu berdoa dan jangan pernah menyerah apalagi berputus asa (ay.1). Digambarkan Si Janda yang seringkali dianggap lemah dan tidak memiliki daya apapun, ternyata sangat gigih dalam memperjuangan perkaranya. Bahkan saat harus berhadapan dengan hakim lalim yang tidak takut pada siapapun dan tidak memiliki belas kasihan (ay.3). Karena punya semangat pantang menyerah, si Janda dengan gigih terus saja meminta dan tidak pernah diam dalam penantian akan jawaban permohonannya dan akhirnya ia beroleh jawaban (ay. 4-5). Yesus menegaskan bahwa Allah juga pasti membela perkara umat-Nya yang dengan gigih dan tekun serta tidak berputus asa berseru membawa persoalannya kepada-Nya (ay.7-8).

Melalui kisah ini kita belajar bahwa orang yang sungguh beriman tidak patah semangat dalam berdoa. Tidak ada seorang pun dari kita yang lebih lemah daripada si janda itu. Mari kita berharap penuh kepada Allah, yang kebaikan-Nya melebihi luasnya samudera dan kasih setia-Nya melampaui tingginya gunung. Allah pasti akan menyatakan keadilan-Nya bagi orang yang dikasihi-Nya. Oleh karena itu sebagai orang percaya, meskipun ada persoalan yang belum dijawab Tuhan dan hampir-hampir putus asa, jangan berhenti berdoa!

Di bulan keluarga tahun 2022 ini, sebagai keluarga Kristus, marilah kita senantiasa bersehati dalam menghadapi persoalan keluarga dengan terus berdoa bersama. Teruslah bawa dalam doa setiap persoalan yang ada. Doa merupakan hal mendasar dalam hidup orang beriman karena melalui doa manusia berkesempatan mengungkapkan permohonan kepada Allah dan bergumul bersama-Nya. Bahkan lebih dari pada itu, doa menjadi kesempatan yang luar biasa agar kita bisa mewartakan iman kita kepada Tuhan. Kebiasaan berdoa menjadi hal baik yang bisa ditularkan, apalagi ketika bukan hanya mendoakan pergumulan diri sendiri tetapi juga untuk orang lain dan sesama. Tuhan memberkati senantiasa.

 

  

Pdt. Adi Cahyono

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Buku HUT 40 Tahun

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian