Dari Napoli, Itali ada gerakan: ” Caffe Suspeso” merupakan tindakan untuk berbagi secangkir kopi kepada orang lain, biasanya bagi orang-orang yang kurang mampu. Gerakan ini dengan membayar lebih secangkir kopi dan kopi yang telah dibayarkan akan diberikan kepada orangorang miskin di kafe tersebut. Jadi setiap orang baik yang membayar lebih atau orang yang menerima akan menikmati secangkir kopi di kafe yang sama kecuali bila dibawa pulang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar orang-orang miskin atau tuna wisma bisa dapat menghangatkan tubuhnya saat menyeruput secangkir kopi di kafe tersebut. Tidak disangka ternyata “ Caffe Suspeso ini semakin berkembang dan meluas menjadi Gerakan diberbagai kota bahkan keluar Italia.
Dalam pembacaan dikitab Matius digambarkan bagaimana orang banyak yang sedang berkumpul dan mereka dalam kondisi yang lapar. Dalam kondisi seperti ini tindakan membubarkan banyak orang menjadi jalan keluar yang paling mudah dan tidak terlalu merepotkan namun bukan jalan ini yang diambil Tuhan Yesus bahkan Tuhan Yesus menolaknya. Saat murid-murid bertanya kepada Tuhan Yesus dan menanyakan apa yang harus dilakukan ketika orang banyak yang sedari tadi mengikut Yesus dan sekarang sedang lelah dan kelaparan. Saat itu Yesus menjawab: “Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan" (Matius 14:16), jawaban yang ternyata tidak mudah bagi murid-murid karena murid-murid menilai mereka tidak memiliki cukup makanan untuk memberi makan banyak orang.
Saudara-saudari yang terkasih, jawaban Yesus adalah panggilan kita ditengah kehidupan sekarang ini. Dimana ada banyak kondisi kemiskinan dan kelaparan menjadi persoalan sosial. Kita bisa terjebak dalam sikap seperti murid-murid yaitu : Datang kepada Tuhan Yesus dan menyerahkan menyelesaian masalah kepada Tuhan Yesus agar banyak orang yang lapar dibubarkan dan menjauh dari hidup kita. Ternyata tindakan ini Tuhan Yesus tolak, namun Tuhan Yesus mengajak para murid untuk sadar bahwa mengatasi rasa lapar adalah harus menjadi tindakan para murid. Yesus berkata: ” kamu harus memberi mereka makan.” Kita harus memberi makan kepada mereka yang lapar dan miskin, ini panggilan kita. Kita pasti bisa ketika kita yakin bahwa kita adalah umat yang sudah diberkati Tuhan Allah, ada banyak berkat yang sudah Tuhan Allah berikan dan akan Tuhan Allah curahkan, kita tidak akan menjadi kekurangan atau jatuh miskin ketika kita memberi. Bila terlalu banyak yang harus diberikan makan maka kita bisa saling bergotongroyong, seperti gerakan ”pending cofee”, kita bisa melakukan membeli lebih sayur, beras, telor atau menyerahkan langsung. JB. Sola gracia
- Pdt. Ima F. Simamora -







