Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Kesibukan dan tuntutan kehidupan dunia seringkali membuat kita menempatkan Tuhan dalam sisa waktu yang ada, atau ketika kita kepepet dan saat menemui jalan buntu barulah teringat dengan Tuhan. Dalam situasi tersebut bukan tidak mungkin membuat sesorang mengalami kehilangan harapan saat tidak kunjung mendapatkan solusi atau bahkan mendapatkan realitas jawaban yang tidak seperti yang diharapan.

Tema masa raya Paskah tahun 2019 ini adalah: “Kebangkitan Kristus Memberikan Kehidupan Baru”. Berdasarkan Lukas 24:1-12 kita tahu bahwa kematian ternyata bukan tujuan akhir karya Yesus. Bahkan seluruh karya Yesus perlu dilihat dari perspektif kebangkitan. Yesus yang bangkit menunjukkan bahwa Ia mencintai kehidupan. Selanjutnya, dalam Lukas 24:13-49 dikisahkan tentang gambaran perjalanan orang yang kehilangan pengharapan. Mereka menjauh dari Kristus, sang sumber kehidupan, hidup dalam ketakutan dan kekuatiran. Inilah gambaran kehidupan dunia yang dikuasai nilai kematian. Namun ketika Yesus yang bangkit itu hadir dalam perjalanan hidup mereka, para murid Yesus yang kehilangan pengharapan – bagian dari nilai kematian – akhirnya merasakan kuasa kebangkitan Yesus yang menghidupkan pengharapan mereka dan semangat yang baru.

Dengan demikian, melalui tema paskah tahun ini kita diajak untuk meyakini dan memberikan ruang bagi kehadiran Yesus dalam perjalanan hidup kita di dunia. Yesus yang bangkit itu berkuasa atas kematian, tentunya Ia juga berkuasa atas hidup dan kehidupan umatNya. Kita semakin diyakinkan untuk bersandar penuh kepada Allah yang sudah menyatakan kasih dan kuasa-Nya melalui kebangktian Kristus pada hari yang ketiga. Selain itu Yesus yang bangkit bukan hanya menjadi miliki pribadi atau komunitas tertentu. Yesus mati dan bangkit bagi semua manusia, bagi dunia yang fana.

Saat ini kita (baca: gereja) hidup di tengah kehidupan bersama yang dipenuhi nilai-nilai kematian (keegoisan, keserakahan/ketamakan, kekerasan, dst). Jika gereja benar-benar hadir di tengah dunia, maka gereja bersedia menjalin persahabatan bagi semua orang. Gereja menghadirkan diri menjadi semacam oase yang bukan hanya memberikan kesejukan dan menghilangkan dahaga tetapi juga memberikan pengharapan dan semangat untuk melanjutkan kehidupan.

Untuk menghayati akan hal itu, selama masa Raya Paskah umat diajak untuk menyanyikan lagu dari nyanyian dari NKB 180 “Bukanlahku Tetapi Hanya Kristus” yang aslinya berjudul Not I, But Christ; karya Ada A. Whiddington, dan diterjemahkan oleh Tim Nyanyian GKI, Lagu: A. B. Simpson. Melalui nyanyian ini kita diajak untuk berefleksi dari perjalanan hidup dan pelayanan Kristus. Dengan demikian, apakah kita sebagai pribadi maupun gereja sudah meneladani Kristus atau masih mengikuti kehendak sendiri?

Kira-Nya kuasa kebangkitan Kristus benar-benar memampukan kita menjadi insan-insan yang menyatakan kasih Allah bagi dunia ini seperti yang tertulis dalam Galatia 2:20, “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

Selamat merayakan Paskah, kuasa kebangkitanNya beserta kita!

Pdt. Adi Cahyono M.Si

Gereja yang Menjadi Berkat Bagi Sesama

Sub Tema Tahun Pelayanan 2016 - 2017

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
1. Minggu Pukul 06.30 WIB
2. Minggu Pukul 09.00 WIB
3. Minggu Pukul 17.00 WIB

 

Facebook GKI Delima

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian