Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Bacaan I : Kejadian 21:8-21
Mazmur Tanggapan: Mazmur 86:1-10, 16-17
Bacaan II : Roma 6:1b-11
Bacaan Injil : Matius 10:24-39

Sila ke-5 dari Pancasila, "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia", pernah dipelesetkan oleh netizen menjadi, "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang good looking." Pelesetan ini merupakan tanggapan atas ketidakadilan yang memberikan keistimewaan bagi mereka yang memiliki penampilan menarik. Meskipun kalimat ini diungkapkan dengan nada bercanda, tampaknya ada benarnya juga. Beauty privilege tampak dalam salah satunya syarat bagi pelamar pekerjaan, yakni berpenampilan menarik. Mereka yang punya penampilan menarik punya peluang yang lebih besar daripada yang penampilannya biasa saja. Mereka yang berpenampilan biasa diperlakukan tidak adil karena penampilannya. Ketidakadilan jelas membawa kesengsaraan bagi mereka yang mengalaminya. Ada banyak praktik ketidakadilan yang memilukan. Ketidakadilan dialami oleh mereka yang tidak bersalah tetapi dianggap bersalah dengan tekanan. Ketidakadilan juga dialami kelompok minoritas dalam kehidupan beragama. Ketidakadilan juga dialami perempuan yang kerap menjadi korban pelecehan dan kekerasan, serta tidak berdaya untuk melawan.

Hagar dan Ismael mewakili mereka yang mengalami sengsara karena ketidakadilan. Tanpa bisa menolak dikawini oleh tuannya supaya mendapatkan anak, kini ia diminta pergi setelah sang tuan dan nyonya mendapatkan keturunan. Hagar tak berdaya selain menerima kenyataan dirinya diusir dan mengembara di padang gurun. Hagar menjadi korban pengambilan keputusan yang keliru dari Abraham dan Sara yang membawanya pada kesengsaraan dimana ia dan Ismael hampir kehilangan nyawa karena kehabisan air. Namun, Hagar dan Ismael berseru kepada Tuhan dalam sengsara mereka. Tuhan mendengarkan dan memberikan pertolongan bagi mereka.

Kepedulian Allah bagi Hagar dan Ismael menjadi sebuah keyakinan bahwa Allah peduli dan mendengarkan seruan mereka yang menderita sengsara karena ketidakadilan. Allah bersama mereka yang mengalami sengsara karena ketidakadilan. Kepedulian Allah juga menjadi pengingat supaya dalam hidupnya, umat bersedia memperjuangkan keadilan bagi semua orang. Keberadaan umat bukan menghadirkan kesengsaraan, tetapi membawa kebaikan bagi banyak orang.


(Disadur dari Buku Dian Penuntun Edisi 42)

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian