Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Di era digital saat ini memudahkan kita untuk melakukan penjangkauan dan menjadi viral. Banyak kegiatan kekristenan yang dilakukan oleh gereja maupun lembagalembaga Kristen hampir semuanya menawarkan "keunggulan" masing-masing. Hal ini dapat menimbul kesan bahwa jemaat akan terlihat hebat kalau bisa pelayanan dalam hal-hal yang spektakuler, bisa jadi viral atau terkenal. Namun perlu diwaspadai, kebanyakan orang bermegah karena kehebatannya. Puncak kemegahan seseorang adalah membesarkan dan memuja dirinya. Hat-hati, janganlah kita membungkus kepentingan tak terpuji seperti ini dengan kedok "memberi" yang terbaik kepada Tuhan. Ingatlah bahwa kesombongan akan membuat seseorang jatuh dan terpuruk, sebaliknya kerendahan hati akan membawa kita kepada kuasa Kristus.

Bacaan Injil hari ini dari Matius 10:40-42 merupakan bagian penutup dari pembekalan misi kedua belas murid Yesus. Matius memberitakan penugasan mereka sebagai misi pertama yang diberikan oleh Yesus (10:1-42). Perikop tersebut bisa dibagi menjadi tiga bagian: Pertama, petunjuk untuk perjalanan yang akan segera dilakukan (ay. 5-15). Kedua, peringatan akan penganiayaan yang akan datang, yang berpuncak pada kedatangan-Nya yang Kedua Kali (ay. 16-23). Ketiga, pemberian semangat secara umum bagi semua orang percaya (ay. 24-42).

Di sini Yesus menegaskan beberapa hal penting yang berkenaan dengan pelayanan para pelayan Tuhan. Yesus mengingatkan bahwa akan ada orang-orang yang berusaha dengan cara apa pun menjatuhkan/menggagalkan pelayanan yang dilakukan mereka. Yesus juga mau menegaskan bahwa hal yang sangat penting dan mendasar yang harus dimiliki pelayan Tuhan adalah kesungguhan hati dan ketulusan hati (ay.40-41). Kesungguhan hati ini memampukan pelayan Tuhan untuk siap ditempatkan di mana saja dan dalam situasi apa pun. Yesus mengingatkan agar para pelayan menjaga sikap hati ketika memberitakan Injil. Melalui misi pengutusan ini Yesus menunjukkan bahwa mereka yang mengambil risiko dianiaya akan memperoleh upah yang sesuai! Demikian juga bagi siapapun yang menyambut dan mendukung pekerjaan para pelayaan Tuhan sebagai utusan Kristus, maka akan mendapatkan upahnya. Termasuk pelayanan terkecil untuk menolong hamba Kristus yang paling tidak berarti tidak akan diabaikan oleh Tuhan kita (bdg. Mat. 25:40).

Dengan demikian marilah kita setia melayani dan mendukung pekerjaan Tuhan dengan rendah hati, di dalam keterbatasaan maupun kelemahan sekalipun. Diri kita yang lemah ini dapat dipakai menjadi saksi yang kuat bagi Kristus. Dalam kelemahan dan keterbatasan serta di tengah hambatan dalam pelayanan, kita boleh bermegah menerima kasih dan kuasa Allah lewat karya Roh Kudus-Nya.

Dalam situasi kehidupan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak orang yang membutuhkan uluran tangan/pertolongan/bantuan kita. Mari kita memiliki kepekaan dan kepedulian nyata untuk menyatakan kasih Tuhan bagi mereka yang membutuhkan. Tidak harus menunggu mempunyai banyak untuk berbagi, tetapi mulailah dari apa yang dimiliki saat ini. Tidak harus sesuatu yang besar agar viral, tapi lakukan hal kecil dengan kasih yang besar, yaitu kasih dari Tuhan kita Yesus Kristus. Ketika itu benar-benar sesuai kebutuhannya, maka akan sangat berarti bagi yang menerimanya. Seperti secangkir air yang dibutuhkan orang yang sedang haus. Lakukanlah dengan kesungguhan dan ketulusan hati. Karena sudah ada bagian tersendiri yang Tuhan sudah disediakan bagi kita. Tuhan beserta kita.

(Pdt. Adi Cahyono)

Gereja yang Menjadi Berkat Bagi Sesama

Sub Tema Tahun Pelayanan 2016 - 2017

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
1. Minggu Pukul 06.30 WIB
2. Minggu Pukul 09.00 WIB
3. Minggu Pukul 17.00 WIB

 

Facebook GKI Delima

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian