Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Dalam Perjalanan kehidupan kita tentunya tidak selamanya berjalan mulus, terkadang mengalami kesulitan, kebuntuan/stagnasi bahkan terkadang pernah gagal atau mengalami kejatuhan yang mendatangkan aib atau kerugian baik moral maupun material. Kalau situasi tersebut tidak dimaknai dengan tepat bisa mendatangkan kehancuran spiritual, namun sebaliknya ketika semua pengalaman itu dapat dimaknai dengan baik justru menjadi titik tolak untuk transformasi diri yang membawa dampak nyata bagi sekitar dan kemuliaan nama Tuhan.

Dalam bacaan Alkitab Minggu ini, kita melihat bagaimana perjumpaan Petrus dan Paulus dengan Kristus membawa pemulihan, membarui dan mengubah hidup mereka. Dalam Injil Yohanes 21:1-19, dikisahkan tentang Petrus yang jatuh dalam keterpurukan karena penyesalan akan kesalahannya, namun akhirnya dipulihkan dan bersedia menjalankan misi yang diberikan Yesus kepada-Nya. Ia diingatkan akan kesalahan masa lalu, berdamai dengan itu, lalu dipulihkan untuk menerima tanggung jawab menggembalakan umat Tuhan. Sedangkan dalam Kitab Kisah Para Rasul 9:1-20 dicatat tentang hidup seorang penganiaya jemaat yang bernama Paulus. Ia mengalami pemulihan sehingga masa lalunya yang kelam justru ia rangkul sebagai bagian dan jati dirinya. Ia dibarui hidupnya dan menjadi gembala bagi jemaat-jemaat di berbagai tempat yang akhirnya menjadi cikal bakal gereja-gereja Tuhan di dunia ini.

Kadang-kadang Tuhan membiarkan kita mengalami kegagalan, padahal kita merasa memiliki kemampuan atau kekuatan. Namun dengan ini kita akan belajar bahwa hanya dengan mematuhi suara-Nya dan bersandar pada kuasa-Nya, kita dapat berhasil. Ini memperlihatkan pada kita, bahwa meskipun kita gagal, Kristus tidak meninggalkan kita. Kita dibiarkan gagal supaya tahu bahwa bila melakukan segala sesuatu di luar Tuhan, kita tidak akan pernah berhasil.

Kesalahan pada masa lalu bisa menimbulkan luka dan penyesalan yang mendalam. Penyesalan itu dapat berlarut-larut dan menyebabkan keterpurukan jika tidak segera dipulihkan. Pemulihan tidak terjadi dengan melepaskan atau meninggalkan masa lalu, namun dengan mengingat dan berdamai dengan masa lalu. Pemulihan justru terjadi ketika kita menerima dan mau berdamai dengan kesalahan-kesalahan yang terjadi di masa lalu. Yesus yang bangkit menghadirkan pemulihan. Dengan pemulihan, kitapun mengalami pembaruan hidup, memiliki tujuan untuk mengerjakan misi Allah di dalam dunia.

Pdt. Adi Cahyono M.Si

Gereja yang Menjadi Berkat Bagi Sesama

Sub Tema Tahun Pelayanan 2016 - 2017

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
1. Minggu Pukul 06.30 WIB
2. Minggu Pukul 09.00 WIB
3. Minggu Pukul 17.00 WIB

 

Facebook GKI Delima

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian