Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. (Markus 13:34-35)

Hari itu cukup cerah setelah hujan menguyur Jakarta, Eko seorang pedagang kopi-teh dengan gerobak dipinggir jalan Tanjung duren. Biasanya para pengendara ojek online suka mampir untuk membeli kopi dan teh namun pagi ini udara dingin karena hujan dan sekarang sudah cerah. Eko menjadi ngantuk dan tertidur di pos hansip bersebelahan dengan tempat mangkalnya. Sekalipun hujan sudah reda dan berubah menjadi cerah tetap saja Eko tertidur dengan sangat lelap. Ketika Eko bangun dia sangan terkejut karena gerobak dagangannya tidak ada, sudah diangkut oleh Satpol PP. Eko pun menjadi kaget dan panik gerobak minumannya tidak ada. Padahal gerobaknya itu adalah sumber penghasilan Eko dan keluarganya. Apes sekali hari ini. 

Hal menanti bisa jadi menjadi hal yang berat karena menanti berarti ada sesuatu yang kita tunggu dan tidak tahu apa yang akan terjadi. Kejadian yang akan terjadi bisa baik, bisa juga sebaliknya: hal yang buruk. Oleh karena itu menanti menjadi momen yang harus digunakan dengan sebaiknya. Menanti bukan sekedar momen kita menunggu saja dengan diam tetapi harus dibarengkan dengan berdoa dan berusaha. Ketika kita tetap berdoa dan berusaha maka kita akan tetap sadar dan awas. Ketika kita berdoa, kita tetap terhubung dengan Tuhan Yesus sehingga kita bisa merasakan tuntunan, arahan dan harapan. Ketika kita tetap berusaha dimana ada kegiatan, pekerjaan dan usaha yang kita lakukan maka kita tetap berhubungan dengan diri kita dan kehidupan saat itu. Jadi kita tidak akan lengah dan tidak tahu apapun yang terjadi.

Tuhan Yesus Kristus telah menghadirkan karya-Nya untuk keselamatan manusia dengan cara memperjuangkan keadilan, kedamaian serta menyerahkan nyawaNya menjadi kurban penebusan manusia sebagai bukti kasihNya. Penantian juga menjadi bagian yang diingatkan pada kita dalam Markus 13:24-37; dimana Firman Tuhan mengingatkan agar dalam menanti kita juga harus tetap berjaga-jaga. Menanti apa? Menanti kedatangan Tuhan Yesus ke-dua kali Eskatologi. Kedatangan Tuhan Yesus yang akan menjadi hakim yang adil bagi kehidupan dan membawa setiap murid-murid-Nya yang setia pada dunia dan langit baru. Masa penantian yang kita tidak tahu kapan waktunya. Oleh karena itu masa penantian ini harus disikapi dengan sikap keterjagaan didalam kehidupan kita dengan Tuhan Yesus dimana kita senantiasa menjadi kedekatan dan relasi hangat dengan Tuhan Yesus didalam keseharin kita dan berjaga dalam kehidupan keseharian kita dengan mengerjakan semua yang Tuhan Yesus percayakan dengan sebaik-baiknya; di rumah tangga, usaha dan pelayanan.

Di minggu ini kita kembali diingatkan akan masa penantian itu yaitu masa Adven. Mari terus semangat dalam berjaga-jaga bila letih istirahatlah namun jangan sampai lengah agar kita tidak kehilangan anugerah dan berkat Ilahi dan akhirnya menyesal. 


- Pdt. Ima F. Simamora -

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Buku HUT 40 Tahun

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian