Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

“…. Berbahagialah orang-orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.”

(Matius 11:6) 

Hidup dijakarta: kota metropolitan tidak terelakan bahwa kita akan terkena dan mengalami macet. Sekalipun hampir setiap hari kita mengalami macet, tetap saja kita merasa kesal, bosan, cape dan marah apalagi jika macetnya lama sekali. Bukan hanya perjalanan lalulintas yang bisa macet, hidup kita juga bisa macet. Macet karena berbagai persoalan, tekanan dan tantangan hidup. Macet yang bisa saja memaksa kita untuk berhenti atau diam. Dalam kondisi seperti inilah kita ditantang untuk mempergunakan dan mengambil waktu dengan baik agar kita tidak terhanyut dalam stres, kesal, marah atau kecewa terhadap Tuhan Yesus. Apabila kita menjadi stress dan kecewa berlarut-larut dapat mecelakakan kita seperti pengendara dalam lalulintas yang macet; menjadi kesal dan bila ada sela sedikit untuk memotong atau melewati jalur darurat atau ruang kosong kita bisa emosi mengendara mobil kita. Akibatnya bisa terjadi kecelakaan; tertabrak bahkan kematian. Kekecewaan hidup bisa melarutkan kita masuk dalam keraguan, emosi bahkan akhirnya mengambil jalan pintas, mengambil jalur lain atau meragukan dan meninggalkan iman kita.

Dalam firman Tuhan dituliskan bahwa Yohanes Pembabtis sedang dalam pergumulan yang sangat besar dimana dirinya sedang dipenjara. Padahal baru saja Yohanes Pembabtis menyerukan pertobatan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Baru saja dirinya bertemu dengan Yesus dan menerima anugerah babtisan. Namun kenyataan kemudian Yohanes Pembabtis dipenjara dan akan dijatuhi hukuman penggal. Waghh sesuatu yang sangat berat. Dalam persoalan ini sebagai manusia Yohanes Pembabtis mengalami pergumulan dimana mulai meragukan kemesiasan Yesus dan anugerah sebagai murid Tuhan Yesus. Kehadiran Sang Mesias yang menjadi Hakim tanpa ampun namun dari balik penjara Yohanes mendapatkan pesan bahwa Yesus dalam karyanya bukan menghadirkan hukuman tanpa ampun namun tetap menjalankan karya-Nya dengan penuh kasih. Yesus menjawab keraguan Yohanes dengan pernyataan Firman-Nya : “ Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” (Mat 11:4).

Didalam masa adven ke-3 adalah masa Gaudate; sukacita. Masa dimana dijaman akhir ini kita diingatkan kembali untuk berusaha bersukacita, berusaha untuk menjaga hati dan hidup kita merasakan cinta Allah yang selalu ada menyertai dan memeluk diri kita bahkan dalam kondisi terberat sekalipun yakinlah bahwa Tuhan Yesus akan selalu menjadi Mesias dan menyelesaikan karya-Nya yaitu menghadirkan karya keselamatan dan kasih bagi kehidupan. Amin. Jb. Solagracia.

  

Pdt. Ima F. Simamora

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian