"Orang lebih berani mati daripada berani hidup." perhatikanlah semakin seringnya kita mendengar berita orang- orang berusaha untuk menyudahi hidup mereka-bunuh diri. Bunuh diri menjadi pilihan jalan keluar dari keruwetan masalah kehidupan, sekalipun jalan itu salah. Keruwetan masalah kehidupan ditambah perasaan sendiri bisa membutakan orang untuk melihat anugerah Allah dan tuntunan Allah sehingga memilih yang salah. Memilih mati!
Sebagai umat Allah kita kembali diingatkan dalam Firman Allah saat ini bagaimana kita seharusnya mengambil pilihan dalam hidup. Kita yang sudah diselamatkan dalam karya Ilahi yang har biasa namun hidup dalam berbagai warna kehidupan dan persoalan-persoalan didalamnya. Persoalan-persoalan yang bisa saja sangat menekan dan menjadikan hidup kita menjadi suram dan "gelap, kita terhempas dalam keterpurukan dan persimpangan hidup. Disaat yang sama Iblis juga memakai berbagai cara dengan menawarkan jalan-jalan "indah" namun mematikan dan lebih menghancurkan. Jadi kita harus bagaimana?
Firman Allah mengingatkan kepada kita: bagaimana seharusnya relasi antara kita dengan Allah terjalin dengan hangat dan melekat. Hubungan yang terjalin melebihi sekedar ritual keagamaan namin sebagai bagian inti dari hidup kita. Firman Tuhan adalah Nyawa Spiritualitas kita.
Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa relasi kita dan Allah harus dibangun dalam Iman yang terpanggil dengan kesungguhan hati dan hidup melebihi sekedar kepatuhan dalam menjalankan hukum Taurat dan keagamaan. Relasi yang akan hidup dan membawa kita kepada kepekaan akan anugerah Ilahi dan sukacita Relasi yang hidup dengan hangat akan terus merengkuh tanpa kendala dari situasi hidup dan emosi kita. Oleh sebab itu Firman Allah mengingatkan kita agar kita berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjaga hati dan hidup kita bersih, bersih dari iti hati, sakit hati, dendam, kesombongan, luka batin. Dimana semuanya itu menjadi penghalang dalam merasakan harapan, anugerah Ilahi dan suara Allah dalam hidup kita. Oleh karena itu berdamailah dalam relasi dengan Allah dan sesama, supaya hati dan pikiran kita menjadi damai, peka dan sukacita. Kitapun akan mudah. mengambil keputusan dalam masalah apapun yaitu: Berani menjalani kehidupan, semangat berusaha dan menjadi anugerah yang menghadirkan perubahan kehidupan. Pada dasarnya kita sebagai anak Allah tidak ada at pilihan kecuali berani hidup dalam Firman Allah. Sola Gracia.
- Pdt. Ima F. Simamora -







