Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Natal adalah satu peringatan besar bukan hanya bagi orang Kristen. Di negara-negara yang sedikit orang Kristen, seperti Jepang pada bulan Desember tetap semarak dengan segala pernak-pernik Natal. Orangorang yang tidak percaya Yesus pun banyak yang hafal dan bahkan menyanyikan dengan indah lagu O Holy Night (Malam Kudus) atau lagu-lagu natal lainnya. Namun peristiwa natal yang adalah realita sejarah, semestinya bukan hanya sekedar diperingati dan dirayakan dengan berbagai kemeriahan atau kemewahan. Sebab merayakan natal merupakan sebuah kesempatan untuk menyatakan rasa syukur atas kasih karunia Tuhan yang masih diberikan bagi kita untuk merayakanya dengan keluarga, kerabat maupun saudara seiman lainnya. Khususnya bersyukur atas janji keselamatan kekal yang digenapi melalui kelahiran bayi Yesus, sehingga pengharapan di dalam Tuhan semakin teguh.

Momen tahunan ini harus dimaknai dengan benar agar membawa pembaharuan diri dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan sebagai orang beriman. Dengan demikian natal bukan hanya rutinitas atau ritual tahunan yang menjadi kesempatan unjuk gigi atau pamer (show off) tentang apa saja yang dimiliki baik materi (seperti: fashion, property, perhiasan, dst.), maupun kemampuan/ ketrampilan seperti: bermusik, olah vocal, acting, tarian, dsb.

Hakikat natal adalah “pemberian”. Dalam Injil Yohanes 3:16 ditegaskan demikian: Karena Allah begitu mengasihi manusia di dunia ini, sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapat hidup sejati dan kekal.(LAI-BIS). Mengingat kesengsaraan umat manusia yang dibelenggu oleh dosa, maka Allah mengirim Anak-Nya untuk menyatakan kemuliaan dan kuat kuasa-Nya atas dunia, dosa, dan juga atas maut. Hal ini menggambarkan penyataan sifat dan kehadiran Allah dalam diri serta karya Yesus Kristus. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah (Ibr 1:3) yang dinyatakan melalui hamba-hamba-Nya yang sederhana. Perawan Maria, Yusuf tukang kayu dan para gembala adalah fakta ketika kemuliaan Allah hadir ke tengah dunia (Luk 2:1-20). Mereka yang rendah, hina, terbatas telah diperhatikan dan dipakai Allah. Mereka memuji dan memuliakan Allah dengan segala keberadaan hidupnya.

Kita pun patut memuji dan memuliakan Allah karena janji yang dulu hanya diperuntukkan bagi Israel kini ditujukan juga bagi kita, sehingga kita bisa mendapat bagian di dalam Kristus. Kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Yesus Kristus masih harus dilihat dan dipantulkan oleh gereja. Itulah kemuliaan perjanjian baru dan kemuliaan itu teristimewa dialami baik masa kini maupun di masa yang akan datang kelak (Rom 8:18). Salah satu tujuan adanya gereja adalah untuk membuat dunia mengakui kemuliaan itu yang adalah Kemuliaan Allah, yang diperlihatkan dalam perbuatan-perbuatan dan tindakan-tindakan-Nya.

Kita patut bersyukur dan berbangga karena GKI Delima di masa raya Natal tahun 2019 ini mengajak dan menuntun kita selama empat minggu masa adven untuk menghayati peristiwa natal dengan kesediaan peduli dan berbagi bagi saudara kita yang sedang dalam pergumulan. Harapannya agar melalui natal kali ini bisa menyentuh dan membawa perubahan ke arah hidup yang lebih baik. Pun dalam Kebaktian Malam Natal (Selasa,24 Desember, Pkl. 18.00 WIB) serta Kebaktian dan Perayaan Natal (Rabu,25 Desember, Pkl. 09.00 WIB) yang semuanya diselenggarakan di Aula SMAK 1 Penabur Tanjung Duren, Jakarta, menjadi kesempatan yang baik untuk kita bersama-sama memuliakan Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi serta kekuatan kita. Segala kemampuan, talenta, harta maupun karunia kita lainnya, mari kita kembalikan bagi kemuliaan Tuhan.

Selamat menyambut dan merayakan Natal 2019. Imanuel.

(Pdt. Adi Cahyono)

Gereja yang Menjadi Berkat Bagi Sesama

Sub Tema Tahun Pelayanan 2016 - 2017

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
1. Minggu Pukul 06.30 WIB
2. Minggu Pukul 09.00 WIB
3. Minggu Pukul 17.00 WIB

 

Facebook GKI Delima

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian