Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Gereja adalah keluarga Allah sebab orang-orang di dalamnya menjadi saudara bersaudara secara anugerah bukan secara hubungan darah dan daging. Paulus dalam Efesus 2:11- 22 menjelaskan bahwa Orang Yahudi dan orang non Yahudi pun kemudian mempunyai status yang sama di dalam Yesus, yaitu sebagai anggota keluarga Allah (ay.19). Darah Yesus yang dicurahkan di kayu salib telah menghancurkan tembok pemisah antara mereka dengan Allah, begitu pula antara mereka dengan bangsa pilihan Allah. Orang kemudian dapat datang langsung kepada Allah tanpa membutuhkan seorang perantara, seperti sebelumnya. Sekarang umat yang telah didamaikan Kristus disebut sebagai kawan sewarga dan anggota kerajaan Allah yang hidup di bawah pimpinan dan hukum-hukum Allah. Sebagai anggota keluarga Allah secara otomatis, relasi antar etnis pun diungkapkan dengan istilah ‘saudara’. Selanjutnya, umat yang didamaikan itu juga disebut sebagai tempat kediaman Allah (ay 21-22). Karena itu hubungan kekeluargaan di antara orang percaya harusnya mengisi berbagai kekurangan hubungan manusia. Inilah keluarga yang terus dirahmati Allah dalam anugerah Tuhan kita Yesus Kristus.

Dari apa yang Paulus jelaskan itu, jelaslah bahwa tujuannya adalah untuk menunjukkan bagaimana para anggota jemaat yang berasal dari berbagai latar belakang khususnya etnis/bangsa harus hidup sebagai keluarga Allah karena rahmat dan anuegrah dari Tuhan kita Yesus Kristus. Oleh sebab itu, dalam bulan Keluarga GKI Delima tahun 2021 ini mengangkat tema: We Are All Family. Gereja adalah keluarga yang menyediakan tempat bagi para anggotanya untuk melaksanakan tugas gereja yaitu untuk menyatakan kebenaran melalui tindakan-tindakan, kehidupan, dan pelayanan anggota-anggotanya.

Keluarga Kristen saat ini berada di tengah euphoria pemulihan di masa pandemic Banyak orang yang mulai hanyut dalam rutinitas kehidupan seperti sebelum pandemic. Aktivitas pekerjaan, kegiatan sekolah bahkan kegiatan gereja yang mulai diuji cobakan kembali dilakukan di ruang ibadah menjadi suatu hal yang sangat dinantikan sehingga larut atau hanyut dalam kesibukan. Meskipun sudah mulai terbiasa dan nyaman dengan aktivitas online, tapi keinginan untuk berjumpa secara tatap muka setelah lebih dari 1,5 tahun social distancing menjadi sangat menyenangkan sehingga keasyikan dan bisa lupa daratan. Jangan sampai situasi ini membuat kehidupan terlena dengan protocol Kesehatan. Terlebih lagi kehidupan dalam berkeluarga kembali menjadi hambar, kering atau gersang karena masingmasing sibuk dengan aktivitas atau urusannya sendiri-sendiri.

Di tengah situasi tersebut, kita sebagai bagian dari keluarga Allah tidak boleh larut dalam situasi yang ada. Namun sebaliknya, gereja harus memberi warna supaya keberadaan keluarga Allah bisa menjadi pengharapan di tengah pusaran yang ada. Keluarga merupakan komunitas terkecil dan terdekat yang semestinya menjadi tempat dibentuknya kehidupan yang sesuai dengan firman Allah. Harapannya gereja sebagai keluarga Allah dapat memberi kontribusi nyata untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi peradaban manusia dan menghadirkan damai sejahtera Allah di dunia ini.

 

(Pdt. Adi Cahyono)

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian