Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Dalam rangkaian Bulan Kesenian tahun ini, beberapa lagu karya Fanny Crossby dinyanyikan untuk mengenang dan belajar dari pengalaman hidupnya. Beberapa karyanya tersebut dinyanyikan dalam bentuk khusus yaitu Kebaktian Penyegaran Iman hari ini, yang dirangkai dengan tema: “Kau Ubah Ratapku Jadi Kesukaan”.

Fanny Crossby adalah seorang yang buta sejak usia 6 tahun

karena kelalaian dokter yang menanganinya. Namun demikian ia adalah pengarang lagu yang paling produktif karena sepanjang hidupnya dia telah menuliskan lebih dari 9000 judul lagu pujian. Lagu-lagunya yang dinyanyikan sampai saat ini antara lain: “Blessed Assurance” (Kuberbahagia, Yakin Teguh), “All the Way My Savior Leads Me” (Di Jalan ‘Ku Diiring). “Pass Me Not, O Gentle Saviour” (Mampirlah Dengar Doaku), “Safe in the Arms of Jesus” (Slamat di Tangan Yesus), “Jesus, Keep Mu Near the Cross” (Pada Kaki SalibMu), I am Thine, O Lord” (Aku MilikMu, Yesus Tuhanku), dan masih ada yang lain.

Lewat kisah hidupnya dan karya-karyanya kita bisa belajar bahwa di tengah keterbatasan, bahkan mungkin musibah yang melanda umat-Nya yang taat dan setia maka Tuhan bisa memakainya menjadi alat bagi kemuliaan-Nya. Hal ini selaras dengan kesaksian Paulus tertulis dalam Roma 8:28 yang mengatakan bahwa : Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Tentang kebutaannya, Fanny Crosby pernah mengatakan: Sepertinya disengaja dalam anugerah providensia Allah, saya harus menjadi buta seumur hidup dan saya berterima kasih kepada-Nya untuk pengecualian ini. Jika penglihatan fisik ditawarkan kepada saya besok, saya tidak akan menerimanya. Karena saya mungkin tidak dapat menyanyikan lagu-lagu pujian untuk kemuliaan Allah, jika mata saya mengarahkan diri saya ke hal-hal menarik dan indah dari diri saya.

Sepanjang hidupnya, Fanny Crosby telah melakukan banyak karya besar meskipun dalam keadaaan buta. Namun demikian ia tidak pernah memiliki rumah, karena royalty yang ia terima sangat dihargai murah. Tetapi ia tidak pernah mempersoalkan itu. Karena ia menganggap tujuannya menulis lirik lagu adalah untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus. Bagaimana dengan kita? Jangan terpuruk dalam penyesalan karena musibah yang kita alami atau keterbatasan yang kita punyai. Percayalah kepada Tuhan dan tetap berkarya untuk kemuliaan-Nya. Maka ada banyak hal yang bisa kita lakukan bersama Tuhan dan bagi Tuhan. Imanuel.

Pnt. Adi Cahyono M. Si (Teol.)

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Buku HUT 40 Tahun

 

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian