Majelis Jemaat

Rayon

Komisi

Kelompok Kerja

Dalam salah satu film Danzel Washinton (Bone) yang mengangkat latar belakang pertikaian antar kulit putih dan kulit hitam. Film “Remember The Titan” Danzel Washinton menjadi pelatih football yang anggota tim semuanya kulit putih, Bone berusaha untuk melatih dan membentuk tim dari kulit putih dan kulit hitam. Ternyata diawalnya sangat sulit karena sering terjadi konflik karena pengaruh isu warna kulit yang terus diwariskan. Sampai terjadinya pertengkaran yang sangat sengit. Bone sebagai pelatih mengajak para pemain untuk pergi ke sebuah tempat yang ternyata komplek pemakaman para korban aparheid/perang antar warna kulit. Bone berkata: “ 5000 orang telah terbunuh dan dikuburkan ditempat ini. Saudara saya sudah terbunuh, kebencian sangat melukai hati saya. Kebencian menghancurkan keluarga saya. Semua orang harus mengingatnya dan perlakukan orang lain dengan rasa hormat.” Kata-kata ini menyadarkan para anggota football itu dan berjanji untuk saling menghormati dan memenangkan pertandingan sebagai tim pertama yang anggotanya dengan warna kulit campuran.

Sekali lagi pembacaan firman Tuhan mempersaksikan bagaimana kebencian orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat begitu besar bahkan membuat tuduhan bohong: “Markus 3:22 (TB) Dan ahli-ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata: “Ia kerasukan Beelzebul,” dan: “Dengan penghulu setan Ia mengusir setan.” Tuduhan bohong ini Penuh kebencian yang dilawan oleh Yesus dengan keras dan tegas: “Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis? Dan Yesus menyatakan bahwa: Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”

Ia berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat. Kejahatan yang dilakukan oleh para Ahli Taurat adalah : menyatakan kebohongan dan kebencian dengan menjatuhan tuduhan dusta terhadap Yesus (hujatan). Hujatan (blasphemeia) yang berarti “ sengaja untuk mengatakan sesuatu yang tidak baik pada seseorang yang jelas-jelas berbuat baik. Ketika para ahli taurat melakukan hujatan kepada Tuhan Yesus, mereka telah menutup kesadaran mereka untuk sengaja tidak mau mengakui karya Allah yang besar dan tidak melihat hal sebagai dosa. Mereka secara sadar terus menerus membalikan kebenaran menjadi kesalahan. Oleh karena itu menghujat menjadi dosa yang sangat fatal dan tidak dapat diampuni.

Ketika kita menghujat orang dimana orang itu adalah ciptaan Tuhan Allah yang sungguh amat baik dan melontarkan kisah-kisah kebohongan atas orang kita sedang berhadapan dengan pencipta-Nya dan tidak percaya pada karya Allah dan penyertaan Roh Kudus atas orang itu.

Kebohongan-kebohongan akan melahirkan hujatan dan menyuburkan kebencian yang akan menghancurkan kehidupan dan sesama manusia. Kebencian akan melahirkan kebencian yang lebih keji. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Firman Allah, karya Allah dan penyelamatan yang dilakukan Tuhan Yesus Kristus. Oleh karenanya mari kita mengingat bahwa sekalipun Tuhan Yesus telah mengampuni kita namun ada dosa yang tidak dapat diampuni yaitu:” menghujat Roh Kudus”. Saat kita menghujat sesama manusia kita menghujat Sang Penciptanya seperti yang Yesus katakan: “Matius 25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”. Solagracia

- Pdt. Ima F. Simamora -

Komunitasku, Keluargaku: Bersama, Bertumbuh, dan Berdampak

Sub Tema Tahun Pelayanan 2026 - 2027

Jadwal Kebaktian

Sekolah Minggu :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Remaja :
Minggu Pukul 09.00 WIB

Kebaktian Pemuda :
Minggu Pukul 11.00 WIB

Kebaktian Lansia :
Jumat Pukul 10.00 WIB

Kebaktian Umum : 
Minggu Pukul 06.30 WIB
Minggu Pukul 09.00 WIB (Hybrid)
Minggu Pukul 17.00 WIB

Facebook GKI Delima

Download Warta Jemaat

 

Download Liturgi Kebaktian