“ Pergilah dan Beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat”. Matius 10:7.
Suatu hari di musim dingin, Bai Fangli menyerahkan sebuah kotak makan berisi uang sebanyak 300 yuan pada seorang guru. Ia mengatakan pada guru itu, "Aku makin tua. Sepertinya aku tidak akan bisa menyumbang lagi. Ini ada uang terakhir yang kumiliki."
Benar saja, tidak lama Bai Fangli meninggal pada tahun 2005 pada usia 95 tahun. Bai Fangli hanyalah seorang tukang becak. Pada usia 75 tahun, Bai Fangli memutuskan untuk menarik becak. Hal ini Bai Fangli lakukan untuk satu tujuan membantu biaya anakanak yang kurang mampu. Disaat orang-orang memutuskan di usia lansia untuk berhenti dan menikmati hidup Bai Fangli malah memutuskan untuk terus bekerja dengan mengayuh becak. Hampir semua hasil dari mengayuh becak Bai Fangli donasikan untuk biaya sekolah anak-anak yang tidak mampu. Bila ditotal Bai Pangli sudah mendonasikan dana sebesar sekitar 350 ribu yuan dari membecak dan menyekolahkan 300 orang anak.
Apa yang dilakukan oleh Bai Fangli menjadi kisah inspirasi bagaimana konsisten dalam panggilan dan komitmen untuk bernilai dengan cara menanggung beban sesama dalam hidup menjadi jalan yang sangat mungkin untuk kita lakukan. Didalam kitab Injil minggu ini kita diajak untuk menghayati panggilan Tuhan Yesus dalam kehidupan di Dunia dimana digambarkan bahwa ada berbagai persoalan kehidupan; sakit penyakit, kuasa-kuasa jahat, kesesatan dll. Persoalan-persoalan kehidupan menjadi bagian dalam hidup kita dan panggilan kita. Kita tidak mengelak dan diam. Bila kita mengelak dan diam bahkan acuh dengan masalah kehidupan maka persoalan akan semakin banyak dan dapat menghancurkan hidup kita. Oleh karena itu mari kita semakin terpanggil untuk bagian dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan ditengah dunia ini. Sekalipun berat namun kita punya Allah yang luar biasa yang pasti akan memberkati kita dan menyertai dengan semua yang kita butuhkan. Seperti para murid yang dipanggil Tuhan Yesus mereka dipanggil namun diminta tidak membawa banyak barang-materi namun mereka sangat diberkati. Sola Gracia
- Pdt. Ima F. Simamora -







