Di dunia tempat kita tinggal saat ini, hidup yang mulia atau kemuliaan hidup seringkali diukur berdasarkan materi maupun posisi (kedudukan/jabatan) yang seringkali berorientasi kepada gengsi (pengakuan diri). Tidak heran, jika demi meraih kemuliaan yang diukur secara materi atau gengsi itu, orang rela melakukan apa saja termasuk melakukan kejahatan (penipuan, pemerasan, korupsi) bahkan dengan kekerasan kepada sesamanya. Dengan kata lain supaya orang itu nampak lebih mulia dan lebih hebat dari yang lain justru ia mengorbankan sesamanya. Pada hari Minggu Pra Paskah V (kelima) ini kita diajak untuk memahami bahwa menempuh “Jalan Salib: jalan penderitaan dan kematian” merupakan jalan yang dipilih Yesus dengan mengorbankan diriNya demi menggenapi rencana keselamatan Allah bagi dunia.







