Seorang pria diberikan hadiah oleh Tuhan seekor siput dan Tuhan berpesan agar pria ini berjalan bersama dengan siput itu. Siput ini berjalan sangat pelan dan pria ini menjadi tidak sabar. Pria berkata:” cepatlah jalan”, siput menyahut; “ aku sudah berlari dari tadi dan menjadi sangat lelah sekarang, sabarlah”. Pria itu berkata kepada Tuhan: “Tuhan mengapa Engkau memberi siput ini untuk berjalanan denganku.“. Tuhanpun menjawab:” nikmatilah perjalananmu.”. Pria inipun menghela napas dan menjadi kecewa. Pria itu duduk disebuah batu menunggu siput istirahat lalu matanya tidak sengaja memandang sebuah bunga kecil. berwarna putih diantara rumput-rumput liar. Pria itu lalu memperhatikan bunga kecil itu dan merasakan keindahannya. Sambil berjalan, mata pria itu memandang ke belakang ternyata banyak bunga-bunga kecil itu dan bunga-bunga lainnya. Sangat indah dan hati pria itu berubah menjadi gembira. Pria itu berkata:” siput, kau liat bungabunga itu?”, siput menjawab: “ aku lihat, aku lihat bunga-bunga warna- warni, menghirup wangi rumput-rumput, hangatnya sinar mentari, cerahnya langit. Sayang sekali kau melewatkan semua itu wahai manusia.







