Buah dari iman kita adalah KASIH. Buah dari perjumpaan kita dengan Tuhan Yesus adalah KASIH. Buah yang dirasakan orang dari perjumpaan dengan kita adalah KASIH.
Kasih itu hal mudah sekali untuk diucapkan namun seringkali sangat sukar untuk diungkapkan bahkan dilakukan karena kasih sangat kental dengan pengorbanan, merasakan sakit dan usaha membahagiakan orang lain. Semua ini bisa terjadi bila kita tidak lebih dulu mengasihi Tuhan Yesus dan diri kita sendiri, sehingga berbicara kasih maka kita bicara untuk menjadi berkat bukan menuntut mendapatkan. Seperti yang Tuhan Yesus lakukan dan berikan bagi kita.
Perkataan Yesus: "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi."
Sebagai anak-anak Tuhan kita diajak untuk dapat saling mengasihi dalam keseharian kita. Dalam hal ini kita diajak untuk dapat mengalhkan keegoisan kita seperti rasa sakit hati, dendam, iri hati dan merasa kurang puas. Hal-hal ini dapat menghalangi kita untuk mengasihi. Sebaliknya raa bersyukur, cukup, disayang dan menerima keberadaan dan kondisi diri kita akan mempermudah diri kita untuk mengasihi, namun jangan lupa dibalik itu semua adalah penghayatan iman kita kepada Yesus Kristus. Bila kita menjadi sakit karena mengasihi: ingatlah Tuhan Yesus yang jauh lebih sakit. Bila kita merasa bahagia karena dikasihi keluarga dan sahabat ingatlah bahwa kita dipanggil Tuhan untuk menyebarkannya bagi banyak orang. Amin
Pdt. Ima F. S