Batu Menjadi Roti
Yesus memilih untuk kesimbangan antara kebutuhan makanan dan Firman Allah Hidup dalam Firman bukan mudah dan murah. Namun hidup dalam Tuhan Yesus lebih bermakna dibanding roti gratis namun dibawah kuasa Iblis.

Kuasa-Bumbungan Bait Allah
Yesus menolak kompromi dengan Iblis. Bagi Yesus yang terpenting adalah tunduk pada kuasa Tuhan Allah dan menjalankan misi Allah.

Menguji Allah-Menjatuhkan Diri
Yesus memilih tidak menguji Tuhan Allah dalam penderitaan yang dialami. Namun tetap tulus dan taat sebagai pembuktian kualitas integritas Yesus.

Mengakrabi Kesusahan Merangkul Kehidupan

Kesulitan Hidup
Lou Holtz: kehidupan adalah 10% yang terjadi 90% bagaimana kita meresponsnya.
Kesulitan-kesulitan yang terjadi dalam hidup kita adalah bagian yang tidak dapat dipungkiri atau dihindari. Kesulitan-kesulitan hidup kita seringkali mempengaruhi banyak bagian dalam keseharian hidup kita. Relasi kita dan kebahagiaan kita, termasuk hubungan iman kita dengan Tuhan Yesus. Kesulitan hidup bisa membuat kita semakin kuat dan tangguh atau menjadikan kita lemah bahkan meninggalkan iman kita.

Dalam refleksi kita minggu ini; Tuhan Allah mau kita menjadi TANGGUH
Pencobaan di padang Gurun; YESUS MENJADI PEMENANGNYA BUKAN IBLIS.
Dalam Lukas 4:1-13, Firman Tuhan mempersaksikan bagaimana Tuhan Yesus menjalani penderitaan dan menjadi pemenang, iblis dikalahkan. Kemenangan Yesus bukan sekedar menunjukan kehebatan Yesus sebagai Tuhan namun bagaimana Tuhan Yesus memperlihatkan sikap iman di dalam kesulitan dan penderitaan dan ujian iman oleh Iblis agar tetap merangkul penderitaan itu dalam iman, kasih dan ketaatan dan tunduk dalam kuasa Allah Bapa.

DALAM KUASA ALLAH ADA JALAN

Hanya dalam kuasa Allah selalu ada jalan keluar. Jalan dimana kira harus hidup dalam Tuhan Yesus Kristus dan mengikuti kuasa-Nya. Ketika kesusahan melanda dalam makanan, kuasa dan menguji Tuhan Allah. Yesus mengajarkan agar tetap taat memilih Firman Allah dimana kita akan merasakan kasih dan karya yang memelihara kita, kita tidak menjadi sombong, tak boleh sama sekali tunduk pada kuasa Iblis. Karena semua itu membawa kira kepada kesia-siaan.

Oleh karena itu dalam penderitaan. Mari kita jalani dengan kasih Allah dalam kuasa Yesus Kristus dan menyertaan Roh Kudus. Jadilah tanggih dalam Tuhan Yesus maka hidup kita tak sia-sia. JBU.

 

Pdt. Ima F. S