"Tetapi Ia berjalan lewat dari tengah-tengah mereka, lalu pergi" (Lukas 4:30)
Ketika kira melakukan yang baik dan benar dan tidak semua orang menyukai bahkan kita bisa ditolak. Bagaimana seharusnya kita membalas penolakan? Apakah kita harus kecil hati dan menyerah?, membalas penolakan dengan cara yang jahat? Dalam pembacaan kita digambarkan bagaimana Tuhan Yesus mengalami penolakan dari orang-orang Yahudi. Dalam hal ini Yesus mengambil sikap yang tenang dan tidak terpancing dari kemarahan orang banyak. Sekalipun akhirnya penolakan ini berujung pada tindakan kekerasan dan penghinaan yaitu salib. Dalam Tuhan Yesus salib berganti dari lambang kekerasan dan kehinaan menjadi lambang kasih.
Dalam menghadapi penolakan ada saatnya Yesus juga menghindar namun sikap Yesus tetap dalam ketenangan. Bagaimana Tuhan Yesus tetap tenang sekalipun mengalami penolakan yang sangat besar? hal ini terjadi karena relasi antara Tuhan Yesus dan Allah Bapa dan Yesus tidak menyimpan hal-hal yang buruk dalam hari-Nya.
"Jangan berhenti melakukan yang baik dan menjadi benar sekalipun dunia menjahati, karena dengan demikian kita menjadi murid Yesus yang baik."
Pdt. Ima F. S.