“Tetapi, kepada kita masing-masing telah diberikan anugerah menurut ukuran pemberian Kristus.” Efesus 4:7 (TB2)
Pada hari Minggu ini, 07-07-2024 GKI Delima telah genap berusia 40 tahun. Hari yang sangat istimewa bagi warga GKI Delima baik anggota jemaat maupun simpatisan yang selama ini beribadah maupun bergereja di Jemaat ini. Bagi mereka yang selama ini terlibat, berpartisipasi maupun berkontribusi bagi pelayanan gereja ini, tentu akan merasa sangat bersyukur, bahagia dan bangga. Sekecil atau sesederhana apapun wujudnya (Persembahan: diri, waktu, tenaga, uang/materi) tentu sangat berarti dan turut membentuk menjadi GKI Delima seperti sekarang ini. Hal itu bisa dibaca dalam Buku HUT GKI ke-40 Delima: Melangkah Bersama dalam AnugerahNya.
Buku tersebut dibagikan pada Kebaktian Syukur dan Perjamuan Kudus yang diselenggarakan di Aula Lt.8, SMAK 1 Penabur, Jakarta pada pkl. 09.00 WIB. Buku versi cetak dibagikan untuk satu keluarga hanya satu eksemplar. Tetapi bagi yang membutuhkan versi digital (format Pdf.) dapat langsung mengunduhnya di laman website official GKI Delima: www.gkidelima.org atau melalui scan QR Code yang tersedia baik ketika ibadah di SMAK 1 Penabur maupun di gedung gereja GKI Delima.
Jika kita mengetahui, melihat maupun terlibat dalam perjalanan sejarah GKI Delima sebenarnya kita ditunjukkan sejarah karya anugerah Allah bagi gereja ini. Oleh sebab itu menjadi sangat penting untuk kita bersama sejenak merenung dan berefleksi atas semua itu, berdasarkan firman Tuhan yang dipilih oleh panitia HUT ke-40 GKI Delima, yaitu dari Efesus 4:7.
Ayat ini berbicara tentang anugerah yang Tuhan berikan kepada setiap orang percaya. Kata “anugerah” dalam bahasa Yunani adalah “charis”, yang berarti “pemberian cuma-cuma”. Ini berarti bahwa anugerah yang kita terima dari Tuhan bukanlah karena usaha atau kehebatan kita sendiri, melainkan karena kasih dan kemurahan hati-Nya yang tak terhingga. Sedangkan frasa “menurut ukuran pemberian Kristus” mengandung makna mendalam. Anugerah yang kita terima bukan asalasalan, melainkan terukur berdasarkan hikmat dan kasih Kristus. Dia mengetahui potensi dan kebutuhan setiap orang, dan memberikan karunia yang tepat untuk menggenapi tujuan-Nya.
Lalu kata “masing-masing” menunjukkan bahwa karunia yang diberikan kepada setiap individu itu unik dan berbeda. Seperti halnya anggota tubuh yang memiliki fungsi dan peran berbeda, demikian pula anugerah yang kita terima. Ada yang memiliki talenta mengajar, menggembalakan, menolong, bernubuat, dan masih banyak lagi. Keberagaman ini bukan untuk menimbulkan perpecahan, melainkan untuk saling melengkapi dan membangun tubuh Kristus.
Dengan demikian di momen istimewa ini kita kembali diajak bukan hanya bersyukur atas segala talenta dan kemampuan yang Tuhan berikan kepada setiap pribadi di gereja ini, tetapi sungguh-sungguh menyadari dan menghargai bahwa setiap pribadi yang ada di gereja ini telah diberikan anugerah untuk bersama menggunakannya dalam membangun gereja ini bagi kemuliaan nama-Nya.
Perlu untuk disadari bahwa kiprah pelayanan GKI Delima masih terus dinanti saat ini dan nanti. Tentu akan ada banyak sekali tantangan, dinamika, bahkan gejolak yang akan ditemui. Namun hingga saat ini Tuhan terus menyatakan anugerah-Nya di GKI Delima. Oleh sebab itu kita harus tetap percaya dan setia untuk melanjutkan kehidupan dan pelayanan gereja ini di masa mendatang. Percayalah bahwa Tuhan senantiasa hadir dan bekerja dalam kehidupan bergereja GKI Delima tercinta.
Selamat ulang tahun yang ke-40 GKI Delima. Teruslah menjadi rumah kemuliaan Tuhan bersemayam dan dicintai setiap umat-Nya (Mazmur 26:8). Mari kita terus bergandengan tangan dan saling menghargai dengan cara saling memperlengkapi, serta saling menopang dan menguatkan untuk melangkah bersama dalam anugerah-Nya untuk mewujudkannya. Tuhan beserta kita senantiasa.
- Pdt. Adi Cahyono -