Perjalanan hidup manusia ada yang bilang seperti roda. Ada kalanya diatas ada kalanya dibawah; Diatas dalam kesuksesan, kesehatan, kebahagiaan dalam posisi ini manusia cenderung senang dan betah sekali namun bagaimana bisa dibawah, kondisi dalam kesulitan, sengsara, masalah, stres, kedukaan. Dalam posisi dibawah manusia cenderung tidak betah dan ingin segera pergi atau berubah. Padahal posisi diatas atau dibawah keduanya punya tantangan atau godaannya, diatas godaannya: kesombongan, keangkuhan, menang sendiri dan materialisme, pada posisi dibawah tantangan dan godaannya: kekecewaan, marah, putus asa. Pada dasarnya semua posisi memiliki kemungkinan untuk terjatuh mau posisi diatas atau dibawah. Inilah dinamika manusia didalam kehidupan setiap saat memiliki tantangannya tersendiri. Namun sebagai umat Tuhan Yesus kita harus memiliki gambaran yang berbeda dimana kita yang sudah mengambil keputusan untuk mengikut dan beriman kepada Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus harus bisa terus menerus setia didalam perjalanan iman keseharian kita.
Perjalanan keberimanan yang dimana kita akan terus berjalan bersama Tuhan Yesus Kristus. Berjalan disaat suka atau berjalan disaat duka. Berjalan saat posisi diatas atau berjalan saat posisi dibawah. Berjalan bersama Tuhan Yesus akan membuat kita terus merasa selalu ada teman berjalan. Teman berjalan dimana Tuhan Yesus sanggup untuk menopang dan menggendong kita. Berjalan beserta Tuhan Yesus akan membuat kita yakin Tuhan Yesus selalu melihat dan mengamati kita dimana hal ini akan membuat kita menjadi awas dalam hidup kita dan tidak sekonyong konyongnya berbuat dosa atau memanipulasi Tuhan Allah atau anugerah-Nya. Berjalan beserta Tuhan Yesus akan membuat kita merasa semua kejayaan, kekayaan dan kemegahan yang kita miliki adalah anugerah Allah yang harus diusahakan untuk memberkati kehidupan.
Terus berjalan beserta Tuhan Yesus bukan persoalan seberapa lama menjadi orang Kristen tetapi seberapa kita setia dan menghidupi perjalanan hidup kita sebagai anugerah Allah dan mengelola hidup kita untuk menghadirkan berkah dan keselamatan dalam kehidupan. -Sola Gracia
- Pdt. Ima F. Simamora -