Dalam penghayatan kalender gerejawi minggu ini kita memasuki Pra Paskah ke V, dimana peringatan hari kematian Kristus semakin dekat. Banyak peristiwa “ekstrim” (baca:unik) terjadi menjelang Yesus memasuki puncak pelayananannya. Namun ternyata peristiwa unik itu mempunyai tujuan dan penuh dengan makna yang penting terkait dengan peristiwa salib.

Dalam bacaan injil hari ini, yaitu dari Yohanes 12: 1- 8 dikisahkan tentang Maria saudara Lazarus dan Marta, ia mengurapi kaki Yesus dengan minyak Narwastu yang mahal dan menyeka dengan rambutnya. Hal itu dilakukan Maria karena Yesus sudah membangkitan Lazarus kakaknya yang meninggal. Maria sadar bahwa kesempatan untuk mengungkapkan rasa syukur dan pengabdian kepada Yesus terbatas, karena itu dia memanfaatkan kesempatan yang tersedia untuk memberi yang terbaik Tindakan Maria ini merupakan suatu pengorbanan besar bukan hanya harga minyaknya tetapi juga sikap hatinya. Dengan demikian kesediaan Maria berkorban dan merendahkan dirinya sedemikian rupa merupakan tanda syukur dan “pengagungan” Maria kepada Yesus.

Perbuatan Maria itu disebut Yohanes sebagai pengurapan namun diartikan oleh Yesus sebagai persiapan bagi penguburan-Nya. Peristiwa kematian dan kebangkitan Kristus adalah karya kasih Allah yang sempurna. Oleh karena itu Yesus menyatakan bahwa perbuatan Maria itu akan disebut di mana saja Injil diberitakan. Mungkin sekali Maria sendiri tidak menyadari bahwa perbuatannya itu diartikan Yesus sebagai persiapan penguburan-Nya. Iman dan pengabdiannya kepada Tuhan merupakan perbuatan yang diinginkan Allah dari orang percaya.

Marilah kita belajar dari Maria untuk memberi yang terbaik dari apa yang kita miliki dan melakukannya dengan sepenuh hati sebagai wujud syukur atas segala sesuatu yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Bersyukur bukan hanya atas hidup dan kehidupan yang sudah Tuhan berikan, tetapi juga kesempatan untuk melayani Tuhan. Salah satunya dengan mendukung pelayanan gerejaNya di GKI Delima.

Minggu ini, kita sebagai gereja Tuhan, khususnya di GKI Delima telah memasuki tahun pelayanan baru 2022-2023. Dalam kebaktian hari ini dilaksanakan pelantikan Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) periode 2022- 2023 dan Badan Pemeriksa Harta Milik (BPHM) periode 2022-2024. Kedua badan tersebut merupakan kepanjangan tangan dari Majelis Jemaat untuk menjalankan roda pelayanan di GKI Delima. Meskipun banyak tantangan dan kesulitan, lakukanlah dengan segenap hati serta iman dan ketulusan kepada Tuhan, bukan untuk menuruti keinginan/kepentingan maupun ambisi diri sendiri. Niscaya hal itu dapat menjadi kesaksian yang nyata bagi banyak orang tentang kasih Allah yang sempurna.

 

 

Pdt. Adi Cahyono